Bagong Kussudiardja Jadi Tokoh Google Doodle Hari Ini

338 ‎مشاهدات

Jakarta – Google Doodle hari ini memberikan penghormatan terhadap sosok Bagong Kussudiardja. Koreografer sekaligus pelukis asal Yogyakarta itu menghiasi laman pertama Google. Siapakah Bagong Kussudiardja?

Bagong Kussudiardja merupakan ayah dari Butet Kertaradjasa dan Djaduk Ferianto. Google memberikan pernyataan, “Bagong mengawali perjalanannya dengan mempelajari seni, musik, dan tari Jawa,” tulis Google, seperti dilihat detikHOT, Senin (9/10).

Di laman awal Google, ada sosok doodle Bagong yang sedang duduk di kursi sambil menggengam kuas cat. Di belakangnya terdapat beberapa penari yang sedang menari, kemungkinan adalah tari ciptaan Bagong.

Pria kelahiran 9 Oktober 1928 dan wafat pada 15 Juni 2004 dikenal sebagai penari Jawa klasik di dekade 1950-an. Tak hanya sebagai seniman, Bagong juga mendirikan Pusat Latihan Tari (PLT) pada 5 Maret 1958.

Serta Padepokan Seni Bagong Kussudiardja pada 2 Oktober 1978 yang sampai sekarang masih berdiri. Padepokan Bagong juga muncul dalam salah satu adegan film ‘Ada Apa dengan Cinta? 2’ yang tayang pada 2016 lalu.

Baca juga :   Trump Baru Tahu Ada Banyak Negara di Dunia Setelah Jadi Presiden!

Di ranah seni tari, dia telah menciptakan lebih dari 200 tari. Yang terkenal di antaranya adalah tari Layang-layang (1954), tari Satria Tangguh, dan Kebangkitan dan Kelahiran Isa Almasih (1968), juga Bedaya Gendeng (1980-an).

Desember 1984, Bagong memulai perjalanan lima bulan ke tujuh negara Eropa. Bersama 14 penari, ia mengadakan 69 kali kegiatan: pentas tari, seminar, workshop, pameran batik, dan demonstrasi melukis batik. Pada Hari Kebangkitan Nasional di Jakarta, 20 Mei 1985, ia mempertunjukkan Pawai Lintasan Sejarah Indonesia, didukung 710 penari dan figuran.Sebulan kemudian, Bagong beserta 100 penari muncul di pesisir Parangtritis, 27 km di selatan Yogya. Pentas tari kreasinya berjudul Kita Perlu Berpaling ke Alam dan Bersujud pada-Nya. “Karya ini bukan pesanan,” katanya. Bulan berikutnya ia dengan 15 penari “manggung” di Malaysia, mementaskan tari Gema Nusantara, Igel-igelan, dan Ratu Kidul. Pada 5 Oktober 1985 di Jakarta, ia menampilkan Pawai Lintasan Sejarah ABRI. “Gagasannya dari Wayang Beber,” ceritanya. Ia melibatkan 8.000 seniman, militer, hansip, dan veteran.

 

Baca juga :   Bukan Pengedar dan Dianggap Hanya Pemakai Narkoba, Tio Pakusadewo Akan Direhabilitasi

pingback : http://www.artikelseru.com/bagong-kussudiardja-jadi-tokoh-google-doodle-hari-ini

 

sumber :https://hot.detik.com/art/d-3675878/bagong-kussudiardja-jadi-tokoh-google-doodle-hari-ini?_ga=2.248807937.78895647.1508202980-607340741.1507252447

rak minimarket | kursi kantor | tempat sampah | aksesoris display | produk plastik | kontainer industri | alat safety