Genap Berusia 20 Tahun, Begini Sepak Terjang Google

114 ‎مشاهدات
logo google indonesia

Jakarta – Hari ini, 4 September, jadi momen bersejarah bagi salah satu raksasa teknologi dunia, yaitu Google. Nama yang terkenal berkat platform mesin pencarinya itu kini genap berusia 20 tahun, setelah duo Larry Pagedan Sergey Brin mendirikannya pada 1998.

Semua bermula ketika Larry yang masih berkuliah di University of Michigan mengunjungi Stanford University, tempat Sergey menimba ilmu. Keduanya pun bertemu di sana, dengan Sergey bertugas untuk menemani Larry berkeliling.

Setahun kemudian, mereka mendirikan sebuah mesin pencari bernama BackRub, yang tak lama diganti menjadi Google. Nama tersebut diambil dari kata googol, yaitu angka 1 yang diikuti dengan 100 nol di belakangnya. Istilah itu dicetuskan oleh Milton Sirotta, yang saat itu masih berusia 9 tahun, pada 1920.

Mereka pun mendapat perhatian dari investor Silicon Valley. Salah satunya dari co-founder Sun Microsystems, Andy Bechtolsheim. Pada Agustus 1998, ia memberikan suntikan dana sebesar USD 100 ribu.

Kemudian, mereka membangun kantor pertama di sebuah garasi milik Susan Wojcicki. Merasa tak asing dengan nama tersebut? Tidak mengherankan lantaran ia kini menjabat sebagai CEO YouTube, salah satu unit bisnis dari Google.

Baca juga :   Google Doodle Hari Ini Rayakan Musim Mudik 2017

Dari garasi tersebut, mereka mulai menguasai dunia, khususnya yang berhubungan dengan internet. Sesuai dengan jati dirinya sedari awal, platform mesin pencari jadi senjata utama mereka dalam meraup keuntungan.

Google disebut telah menguasai 70% lebih dari pendapatan global di sektor iklan berbasis pencarian. Bisnis ini pun berkontribusi terhadap sekitar 90% pemasukannya.

Kerajaan mereka pun tak hanya terbatas di platform mesin pencari saja. Bisa dibilang, hampir semua sektor yang berkaitan dengan dunia maya sudah dijajakinya.

Satu yang paling nyata adalah industri ponsel. Lebih dari 24.000 model smartphone sudah menggunakan sisem operasi buatannya, yaitu Android. Model tersebut berasal dari lebih 1.300 produsen ponsel. Mereka pun juga punya Pixel sebagai smartphone andalannya.

Selain itu, Google juga punya sistem operasi untuk smartwatch yang bernama Wear OS. Lebih jauh lagi, rencananya mereka juga akan meluncurkan produk jam tangan pintar sendiri yang kemungkinan akan bernama Pixel Watch.

Lalu, siapa yang tak kenal dengan berbagai platform seperti YouTube, Gmail, Google Drive, hingga Google Chrome? Kesemuanya bisa dibilang sudah punya posisi kuat di sektor masing-masing. Khusus untuk nama yang disebutkan terakhir, ia juga baru berulang tahun kemarin, 3 September.

Baca juga :   6 HP merk Amerika

Seluruh unit bisnis itu, dan tentunya yang belum disebutkan juga, sukses mengantarkan Alphabet, induk perusahaan Google, mencapai valuasi sebesar USD 870 miliar, terhitung pada Juli lalu. Dengan potensi untuk terus tumbuh, bukan tidak mungkin mereka akan menyusul Apple sebagai perusahaan yang bernilai USD 1 triliun.

Meski begitu, bukan berarti perjalanan Google tidak menemui kerikil-kerikil tajam. Salah satunya adalah pada Juli lalu ketika mereka dijatuhi denda sebesar Rp 72,8 triliun oleh Uni Eropa lantaran dianggap menguasai pasar sistem operasi mobile secara tidak sehat melalui Android kepunyaannya.

Masih di bulan yang sama, Google disorot lantaran Wall Street Journal melaporkan jika aplikasi dari pihak ketiga bisa melacak email masuk milik pengguna Gmail. Hal ini memungkinkan ketika user bersangkutan menggunakan email tersebut untuk masuk pada aplikasi itu.

Walau begitu, Google tetaplah Google, raksasa teknologi yang dipercaya para analis akan semakin besar. Malahan, kebanyakan dari mereka berani memprediksi jika Waymo, unit bisnisnya di sektor mobil otonom, akan mulai memberikan kontribusi dalam hal pemasukan dalam waktu dekat, sebagaimana detikINET kutip dari DW, Selasa (4/9/2018).

Baca juga :   Bapak Android Terjerat Skandal dengan Pegawai Google?

Di samping itu, analis lain mengungkapkan jika tumbuh di luar bisnis iklan jadi tantangan tersendiri bagi Google. Hal ini disebabkan dengan pertumbuhan pesat dari Amazon kepunyaan Jeff Bezos yang diprediksi akan semakin mengancam bisnis iklan milik perusahaan asal Mountain View, Califonia, Amerika Serikat tersebut. (mon/fyk)

sumber : https://inet.detik.com/cyberlife/d-4197523/genap-berusia-20-tahun-begini-sepak-terjang-google

rak minimarket

RELATED ITEMS